Muda Menginspirasi, Alumnus SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Ini Sukses Kembangkan Bisnis Kelinci Pedaging

Muda Menginspirasi, Alumnus SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Ini Sukses Kembangkan Bisnis Kelinci Pedaging

Magelang, Ditjen Vokasi PKPLK – Pangan adalah salah satu aspek penting bagi kehidupan manusia. Ketahanan pangan dapat dipenuhi dari berbagai sektor, khususnya sektor pertanian. 


Sektor pertanian sendiri cukup luas cakupannya meliputi subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten untuk membantu menguatkan ketahanan pangan kita. 


Rizki Ramadhan, alumnus Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, adalah salah satu contoh SDM yang meraih kesuksesan atas ketekunannya menggeluti dunia pertanian khususnya di subsektor peternakan kelinci pedaging. 


Usianya yang muda bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Dengan kesungguhannya dalam mengaplikasikan ilmu yang ia dapat ketika pendidikan ia berhasil mengembangkan bisnis kelinci pedaging yang kini semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 


Kesuksesannya di bidang ini berawal dari keputusannya mengambil Konsentrasi Keahlian ATPH di SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan. Meskipun awalnya berat karena harus belajar terkait pertanian, lambat laun Rizki bisa menyesuaikan. Di bangku SMK, Rizki belajar tentang kedisiplinan, pertanian berkelanjutan, dan wirausaha. 


“Di SMK itu saya belajar karakter, memang awalnya berat karena harus belajar disiplin dan tanggung jawab. Lambat laun saya menyadari bahwa itu penting selain kompetensi,” ucap Rizki. 


Setelah lulus dari bangku SMK, Rizki melanjutkan di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang dengan mengambil Jurusan Peternakan. Ia mengambil jurusan tersebut karena Rizki memiliki ketertarikan dalam dunia peternakan. Pada tahun 2020, ketika dunia dilanda Covid-19 dan semua aktivitas perkuliahan dilakukan secara daring, Rizki memutuskan untuk memulai bisnis peternakan kelinci pedaging. 


Kelinci pedaging dipilih karena permintaan pasar yang terus meningkat serta keunggulan kelinci sebagai sumber protein yang lebih sehat dibandingkan daging lainnya. Perjalanan Rizki dalam merintis usaha tidak selalu mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, kurangnya pengalaman hingga kerugian. Awalnya Rizki hanya memiliki dua pasang kelinci dengan jenis new zealand white. 


Dengan semangat pantang menyerah, ia terus belajar dari berbagai sumber. Saat ini, peternakan kelinci pedaging yang dikelola Rizki telah berkembang pesat. Rizki bisa mengelola puluhan ekor kelinci. Ia mampu memenuhi permintaan pasar lokal baik di wilayah Magelang ataupun luar Magelang. 


Keberhasilannya dalam mengembangkan bisnis kelinci pedaging juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia membuka pelatihan kepada mereka yang ingin belajar tentang kelinci. Kisah Rizki menjadi inspirasi bagi banyak anak muda lainnya. Ia membuktikan bahwa sektor apa pun jika dipelajari dengan tekun pasti akan berbuah manis termasuk juga sektor pertanian dan peternakan yang digelutinya. Dengan kerja keras, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar, siapa pun bisa mencapai kesuksesan. Ia juga berharap, generasi muda dapat lebih berani untuk berwirausaha dan memanfaatkan peluang yang ada di sektor pertanian dan peternakan.


“Untuk teman-teman SMK muda tetap semangat dan teruslah gapai impian kalian. Setiap cita-cita selalu memiliki jalan yang bisa ditempuh oleh kalian,” ucap Rizki. (SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan/Aya/Dani)