25 Program Direktorat SMK 2024 Siapkan Lulusan SMK Siap Kerja dan Berwirausaha

25 Program Direktorat SMK 2024 Siapkan Lulusan SMK Siap Kerja dan Berwirausaha

Jakarta, Ditjen Vokasi – Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan 25 program tahun 2024 untuk menyiapkan lulusan SMK yang berkualitas melalui webinar Sosialisasi Program Direktorat SMK yang disiarkan melalui kanal Youtube Direktorat SMK (16-01-2024).


Saat ini, Kemendikbudristek melalui Ditjen Pendidikan Vokasi terus berupaya untuk melakukan transformasi pendidikan vokasi guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul Indonesia. Transformasi ini bertujuan untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi termasuk pendidikan SMK untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, kompeten dan relevan dengan dunia kerja. 


Transformasi SMK dilakukan dengan berbagai cara dan program. Terdapat lima fokus capaian dari transformasi SMK antara lain meningkatkan persentase lulusan SMK yang bekerja dan berwirausaha, meningkatkan persentase peserta didik dengan kemampuan berbahasa asing, meningkatkan jumlah praktisi mengajar dari industri yang ada di SMK, mendorong industri untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan SMK, dan peningkatan jumlah guru SMK yang memiliki sertifikat berstandar industri. 


Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi bersama dalam memajukan pendidikan vokasi. Transformasi pendidikan vokasi yang dilakukan oleh Ditjen Pendidikan Vokasi diselenggarakan secara holistik dan berkelanjutan. Pada tahun 2024 Ditjen Pendidikan Vokasi melalui Direktorat SMK mengampu beberapa program baik berupa program bantuan pemerintah maupun penguatan program yang disiapkan untuk seluruh SMK di Indonesia.


“Kami harapkan program-program yang akan digulirkan Direktorat SMK di tahun 2024 dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK yang berdampak pada produktivitas SDM Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Dirjen Kiki


Penyelenggaraan Sosialisasi Program Direktorat SMK 2024 sebagai bagian dari wujud layanan keterbukaan informasi publik tentang program yang ada di Ditjen Pendidikan Vokasi khususnya Direktorat SMK. 

“Mengabdi kepada bangsa dan negara dalam rangka menyiapkan SDM unggul Indonesia dengan semangat Merdeka Belajar. Kami harapkan kita semua meningkatkan kinerja kita semua untuk membangun bangsa melalui pendidikan,” pungkas Dirjen Kiki.



Sementara itu, Direktur SMK, Wardani Sugiyanto menyampaikan Direktorat SMK telah melakukan berbagai kegiatan untuk penyiapan perumusan kebijakan, penyusunan norma, prosedur, dan kriteria, serta pelaksanaan kebijakan penjaminan mutu di bidang peserta didik, pembelajaran, sarana prasarana, tata kelola dan penilaian. Selain itu, kami juga memberikan fasilitasi pembinaan kompetensi vokasional guru vokasi, pendidik vokasi lainnya.


Program Direktorat SMK pada Tahun 2024 terdiri atas 10 program bantuan pemerintah, 7 program Penjaminan Mutu SMK dan 8 program dalam rangka Peningkatan Kapabilitas Pendidikan & Tenaga Kependidikan.



“Kami berharap dengan sosialisasi ini masyarakat, pemangku kepentingan, mitra industri dan mitra kerja dapat mengetahui berbagai program pengembangan SMK dan dapat menguatkan kolaborasi dalam memajukan pendidikan vokasi Indonesia melalui partisipasi aktif dalam program Direktorat SMK 2024,”ucap Wardani.



25 program Direktorat SMK 2024 antara lain Pengembangan SMK Berbasis Industri 4.0, Penguatan Persiapan Program Magang Luar Negeri, Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Bahasa Asing (Bahasa Inggris) Siswa SMK, Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Bahasa Asing (NonBahasa Inggris) siswa SMK, Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dalam Implementasi UKS di Jenjang SMK, Pengembangan bakat dan minat siswa SMK, dan Pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan. 



Sertifikasi kompetensi siswa SMK, SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik (Teaching Factory), SMK yang Mengembangkan Pengajaran Berbasis Praktik dalam Rangka Pengimbasan, Pembelajaran SMK Berbasis Industri, SMK yang Mengembangkan Proyek Kreatif dan Kewirausahaan, Asesmen Nasional dan Kebijakan Penjaminan Mutu, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Pendampingan Pembelajaran Berbasis Proyek pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), SMK Pusat Keunggulan Skema Reguler Lanjutan, Peningkatan Kompetensi Guru SMK Berbasis Dunia Kerja (Upskilling dan Reskilling Guru SMK), Pendampingan Implementasi Pembelajaran, Pengembangan Model Kompetensi Guru Bidang SDM Vokasi, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Program Project Based Learning/PBL/Magang bersertifikat, Pemenuhan Guru SMK melalui Beasiswa, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi Kepala SMK PK, dan Fasilitasi Manajemen Talenta Guru SMK. (Aya/Cecep)