Jika 5 Hal Ini Ada pada Kamu, Sebaiknya Pilih Politeknik

Jika 5 Hal Ini Ada pada Kamu, Sebaiknya Pilih Politeknik

Jakarta, Ditjen Vokasi - Urusan menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan memang tidak pernah mudah. Para orang tua, calon siswa, hingga calon mahasiswa kerap dibuat pusing dalam menentukan pilihan. Apakah SMA atau SMK? Memilih politeknik atau universitas? 

 

Sejak awal didirikan, politeknik diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan oleh industri. Oleh karena itu, pendidikan di politeknik lebih diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri. Para lulusan politeknik pun menjadi sumber daya manusia yang memiliki daya saing tinggi untuk mendapatkan pekerjaan. 

 

Sementara itu, universitas adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan atau teknologi. Jika memenuhi syarat, sebuah universitas bisa menyelenggarakan pendidikan profesi.

 

Terlepas dari pilihan dilematik antara politeknik dan universitas atau bahkan dengan jenjang perguruan tinggi lainnya, untuk menentukan pilihan jenjang pendidikan tinggi, kamusebaiknya harus kembali kepada diri kita sendiri. Kenali lebih dalam apa yang sebenarnya kamu inginkan, apa yang menjadi passion terbesar kamu, potensi dan kemampuan yang kamu miliki, serta tidak lupa minat yang ada pada diri kamu.

 

Beberapa hal di bawah ini akan membantu kamu untuk memilih, utamanya bagi kamu yang ingin melanjutkan ke politeknik. Pastikan 5 (lima) hal ini ada dalam diri kamu ya? 

 

1. Lulusan SMK

Politeknik tidak mensyaratkan bahwa calon mahasiswanya harus lulusan SMK. Jika kamu adalah lulusan SMK, memilih politeknik akan jauh lebih baik karena kamu berada pada jalur pendidikan yang sama, yakni pendidikan vokasi. Sistem belajar yang diterapkan di SMK dan politeknik juga mirip sehingga akan lebih mudah untuk beradaptasi. 

 

2. Malas teori, lebih suka praktik 

Jika kamu bukan tipikal ahli dalam hal teori atau lebih suka terhadap hal-hal yang sifatnya praktik langsung, kamu perlu memilih politeknik. Di politeknik, bobot kegiatan praktikum atau praktik jauh lebih banyak dibandingkan bobot untuk mempelajari teori di kelas. 

 

3. Suka mendalami satu ilmu secara spesifik

Jika kamu termasuk tipikal orang yang tidak suka setengah-setengah dalam mempelajari sesuatu, ada baiknya memilih politeknik. Di politeknik, ilmu yang ditawarkan akan lebih spesifik sehingga calon mahasiswa dapat memilih jurusan sesuai passion dan mempelajari ilmu tersebut secara mendalam dan tuntas.

 

4. Ingin cepat mandiri

Salah satu tujuan diselenggarakannya pendidikan vokasi adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan industri. Lulusannya diharapkan dapat segera terserap dunia kerja dengan penghasilan yang layak dan kemudian menjadi lebih cepat mandiri. Selain itu, lulusan pendidikan vokasi, termasuk politeknik, juga dipersiapkan untuk berwirausaha sehingga bisa lebih cepat mandiri, terutama dalam hal finansial.

 

5. Malas repot menentukan mata kuliah

Sistem perkuliahan paket yang disesuaikan dengan industri membuat kamu tidak perlu lagi bingung atau repot-repot menentukan mata kuliah yang harus diambil setiap semesternya. Kamu hanya cukup menjalani paket-paket SKS yang sudah ditentukan karena itu sudah diterjemahkan sebagai jumlah mata kuliah dengan total SKS per semester yang harus diambil. (Nan/Cecep Somantri)