LKP OTC Bali Luluskan Ribuan Alumni Siap Kerja dan Berdaya Saing Global
Gianyar, Ditjen Vokasi PKPPLK - Lembaga kursus dan pelatihan (LKP) sebagai satuan pendidikan vokasi terus mempersiapkan alumni yang memiliki kompetensi global. Kali ini, praktik baik tersebut tercermin dari LKP Overseas Training Center (OTC), Bali yang telah meluluskan ribuan alumni tiap tahunnya untuk berkarier di industri perhotelan ataupun kapal pesiar internasional.
LKP yang berdiri sejak 2014 itu memiliki visi untuk memfasilitasi peserta pelatihan sehingga mendapatkan peluang kerja setelah menyelesaikan proses pelatihan. Pendiri sekaligus Direktur LKP OTC, I Wayan Rediyasa, menyampaikan bahwa LKP OTC menjadi satu-satunya LKP di Bali yang memiliki 700 orang peserta didik di tahun 2021.
“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi peserta didik dalam peningkatan mutu kompetensi seperti magang dan bekerja setelah lulus ke luar negeri,” pungkas Rediyasa.
Dalam penjelasannya, Rediyasa pun menyebutkan bahwa sekitar 97% lulusan mampu bersaing di dunia perhotelan dan kapal pesiar internasional. Hal ini bukanlah tidak mungkin, LKP OTC mempersiapkan program-program unggulan untuk menunjang kompetensi para peserta didik.
“3% lainnya bekerja di dalam negeri, itu pun bukan karena minim kompetensi, tetapi karena lulusan yang terkendala kesehatan,” jelas Rediyasa.
Program-program Inovatif
LKP OTC mengutamakan kompetensi peserta didik melalui program-program unggulan. Salah satunya adalah program internship yang wajib ke luar negeri. Setelah melakukan pelatihan di semester I, peserta didik diarahkan untuk melakukan on job training (OJT) selama dua semester di hotel-hotel mitra LKP OTC dan kembali lagi ke LKP di semester 4.
“Untuk program vokasi 2 tahun, kami memprioritaskan peserta didik untuk 100% internship di Taiwan,” ungkap Rediyasa.
Tak hanya itu, Rediyasa pun menyatakan bahwa keberhasilan alumni tidak terlepas dari penerapan kurikulum yang terus disesuaikan dengan kebutuhan industri.
“Kami selalu melakukan evaluasi dan pembaharuan kurikulum agar selaras dengan perkembangan tren perhotelan global. Dengan demikian, lulusan kami memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar internasional dan siap bekerja di berbagai belahan dunia,” ujarnya.
Salah satu instruktur LKP OTC, Winaya, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi instruktur serta efektivitas pembelajaran juga menjadi kunci dalam mempersiapkan lulusan. LKP OTC memfasilitasi peserta dengan aplikasi e-learning untuk membantu pembagian dan pengumpulan tugas peserta didik.
Winaya menjelaskan, “Kami memiliki treatment khusus untuk kualitas pembelajaran, tidak hanya praktik, tetapi juga aplikasi e-learning.”
Semakin Memperkuat Komitmen
Dengan sepak terjang dan banyaknya praktik baik, LKP OTC semakin memperkuat komitmen dalam mempersiapkan lulusan vokasi. LKP tersebut pun berpartisipasi dalam Penandatangan Naskah Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Kerja sama ini mendorong penguatan mutu dan standar lulusan vokasi melalui kolaborasi di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan perlindungan tenaga kerja serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi lulusan vokasi untuk bekerja sebagai pekerja migran Indonesia yang profesional.
Sebagai LKP yang berpengalaman dalam mempersiapkan lulusan vokasi di industri perhotelan internasional, LKP OTC pun mengutamakan keselamatan lulusan. Terdapat evaluasi dan monitoring secara berkala melalui kantor cabang di Taiwan dan negara-negara lainnya.
“Kami menempatkan staf untuk supervisi dan kantor perwakilan di Taiwan selama ini. Tim ini pun menjalin kerja sama dengan hotel-hotel baru dan memantau perkembangan lulusan di sana,” tambah Rediyasa kembali. (Zia/Dani)